Geolokasi kayu,
risiko deforestasi, satu alur kerja.
Alat bantu auditor TRIC untuk mencatat geolokasi sumber kayu, memeriksa indikator
risiko EUDR, dan mengirim dokumen ke SILK — dengan validasi dan jejak audit di tiap langkah.
Setiap tahap punya pemeriksaan sendiri, sehingga data yang sampai ke SILK sudah bersih dan
terverifikasi.
01
Input & validasi geolokasi
Titik dan poligon dicatat lewat wizard, lalu divalidasi terhadap rentang wilayah Indonesia.
Koordinat tertukar terdeteksi dan dikoreksi otomatis.
+ deteksi long/lat tertukar
+ deduplikasi sebelum kirim
+ pratinjau di peta
02
Analisa risiko deforestasi
Tiap lokasi diperiksa terhadap indikator EUDR melalui Whisp — tutupan hutan,
kehilangan tutupan, dan kawasan lindung — dengan ringkasan per dokumen.
+ indikator per lokasi
+ ringkasan risiko dokumen
+ penanda perlu tinjau
03
Submit & pantau SILK
Dokumen dikirim ke SILK (SVLK) lewat antrean asinkron, status dipantau otomatis,
dan hasilnya direkonsiliasi dengan data lokal.
+ konfirmasi sebelum submit
+ poll status otomatis
+ rekonsiliasi & export
Alur kerja
Empat langkah, satu jejak audit
1
Input
Catat dokumen dan koordinat sumber kayu lewat wizard terpandu.
2
Validasi
Rentang koordinat, duplikasi, dan format diperiksa sebelum lanjut.
3
Analisa risiko
Indikator deforestasi EUDR dihitung per lokasi via Whisp.
4
Submit & pantau
Kirim ke SILK dengan konfirmasi eksplisit, lalu pantau statusnya.
Pengiriman ke SILK bersifat permanen
Dokumen geolokasi yang sudah masuk ke SILK tidak dapat dihapus. Karena itu aplikasi
melakukan deduplikasi lokal dan selalu meminta konfirmasi eksplisit sebelum mengirim —
tidak ada submit yang berjalan diam-diam.